Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2024

Sosiologi sebagai Sebuah Perspektif

SOSIOLOGI SEBAGAI SEBUAH PERSPEKTIF             Tahapan awal yang perlu dilakukan adalah dapat memahami dengan baik konsep dasar sosiologi sebagai sebuah ilmu. Sosiologi dijadikan sebagai sebuah cara pandang terhadap suatu fenomena sosial dengan persektif ilmiah. Dalam hal ini, sosiologi ada kaitannya dengan rangkaian peristiwa yang terjadi di Eropa yang kemudian mempengaruhi kehidupan sosial masyarakat secara luas.             Sosiologi muncul pertama kali pada petengahan abad ke-19 yang dicetuskan oleh seorang ilmuwan asal Perancis bernama Auguste Comte. Pada waktu itu, di wilayah Eropa mengalami sebuah perkembangan ilmu pengetahuan yang pesat terlebih ilmu-ilmu alam yang terus menerus menemukan berbagai keteraturan atau hukum-hukum universal yang sifatnya tetap yang mengatur beragam gejala alamiah yang berubah-ubah. Sebagian masyarakat Eropa yang memiliki semangat pencera...

Sosiologi yang Saya Pelajari

SOSIOLOGI YANG SAYA PELAJARI Sebagai mahasiswa yang mengambil prodi sosiologi, rasanya konsep-konsep atau teori-teori sosiologi yang disajikan selalu bertipikal Barat yang cocok untuk menganalisis masyarakat Barat yang borjuis. Padahal kita sebagai orang Sunda, atau masyarakat Indonesia, atau sebagai umat muslim, sebenarnya bisa saja merumuskan konsep dan teori sosiologi yang lain yang lebih melokal dengan karakteristik masyarakat tersendiri dan berbeda dari yang ada. Bila kita menghayati dan menyadari bahwa yang selama ini kita pelajari selalu memiliki referensi dari para ilmuwan Barat yang sekuler sehingga tanpa kita sadari kita telah menjadi pelanggan atau konsumen setia dari setiap teori yang datang dari Barat. Sebagai orang Sunda, atau masyarakat pribumi Indonesia pada umumnya, atau sebagai umat muslim yang menjadi penduduk mayoritas di Bumi Nusantara, tentunya secara geografis memiliki tempat tinggal yang berbeda dengan masyarakat Barat, begitupun dengan karakteristik masyara...

Menjadi Islam, Menjadi Indonesia

MENJADI ISLAM, MENJADI INDONESIA Sebagaimana yang kita ketahu bahwa Indonesia merupakan negara yang memiliki kekayaan dan keanekaragaman yang luar biasa, wilayahnya yang sangat luas, dan penduduknya yang banyak. Pada tahun 2010, Badan Pusat Statistik (BPS) mengatakan bahwa Indonesia dianugerahi kurang lebih 300 kelompok etnis atau tepatnya 1.340 suku bangsa yang tersebar di berbagai pulau.  Sedangkan dalam hal bahasa, Bumi Nusantara memiliki 660 bahasa daerah dengan dialek dan ciri khasnya masing-masing. Adapun dalam hal keagamaan, Indonesia mengakui secara resmi sebanyak 6 agama, diantaranya yaitu Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, dan Konghucu. Di samping itu, masih banyak lagi aliran kepercayaan yang masih dianut oleh beberapa suku tertentu yang menguatkan kekayaan dan khazanah religiusitas di Bumi Nusantara. Kemajemukan yang dimiliki bangsa Indonesia tentunya berpengaruh terhadap cara mereka dalam berinteraksi. Simbol-simbol agama maupun karakter ke-Islaman yang tercerm...