Jujur aja, semua ini berawal dari satu hal yang sangat sederhana: gabut. Nggak ada rencana besar, nggak ada target muluk, bahkan ide pun awalnya samar. Cuma duduk, pegang HP, scroll sana-sini, lalu tiba-tiba kepikiran-"kenapa nggak nulis aja?"
Gabut sering dianggap buang-buang waktu. Identik dengan malas, nggak produktif, atau sekadar mengisi kekosongan tanpa arah. Tapi kalau dipikir lagi, justru di saat gabut, pikiran kita sering jalan ke mana-mana. Kita jadi mikir hal-hal random, dari yang receh sampai topik yang agak dalam.
Dan di situlah semuanya dimulai.
Menulis dari gabut itu unik. Nggak ada tekanan, nggak ada aturan yang kaku. Kamu bebas nulis apa aja-tentang hari ini, tentang hal yang lagi dipikirin, atau bahkan tentang hal yang sebenarya nggak penting. Tapi justru dari situ, tulisan terasa lebih jujur.
kadang kita terlalu nunggu "moood" atau "ide besar" buat mulai sesuatu. Padahal, kenyataannya, banyak hal kecil yang justru bisa berkembang kalau dijalanin dulu. Nulis karena gabut adalah salah satunya.
Nggak harus langsung bagus.
Nggak harus langsung keren.
Yang penting: mulai dulu.
Dari satu paragraf bisa jadi satu halaman. Dari satu halaman bisa jadi kebiasaan. Dan dari kebiasaan, siapa tahu bisa jadi sesuatu yangg lebih besar.
Blog ini bukan tentang menjadi yang paling pintar atau yang paling inspiratif. Ini cuma tempat buat menuangkan apa yang ada di kepala, tanpa harus selalu masuk akal, tanpa harus selalu sempurna.
Karena pada akhirnya, gabut itu bukan masalah. Yang jadi masalah adalah kalau kita nggak melakukan apa-apa dari gabut itu.
Jadi, kalau kamu lagi gabut.. mungkin ini saatnya mulai nulis juga.

Komentar
Posting Komentar