Ada satu hal yang hampir pasti muncul saat gabut: overthinking.
Awalnya santai. Cuma rebahan, scroll sebentar, lalu
berhenti. Tiba-tiba pikiran mulai jalan sendiri. Dari hal kecil, ke hal yang
lebih besar. Dari yang sebenarnya nggak penting, jadi terasa penting.
Kenapa ya tadi ngomong gitu?
Besok harus ngapain?
Kalau nanti gagal gimana ya?
Dan tanpa sadar, kita sudah masuk ke mode
overthinking.
Banyak orang bilang overthinking itu buruk. Bikin capek,
bikin cemas, bikin kita terjebak di pikiran sendiri. Dan memang, kalau
berlebihan, itu bisa jadi masalah.
Tapi kalau dipikir lagi, overthinking juga bukan
sepenuhnya musuh.
Karena di balik overthinking, sebenarnya ada proses
berpikir. Kita mencoba memahami sesuatu, mencari kemungkinan, atau sekadar
mencerna apa yang sedang terjadi. Masalahnya bukan pada berpikirnya, tapi pada
seberapa jauh kita tenggelam di dalamnya.
Gabut sering jadi “pintu masuk” ke overthinking. Saat tidak
ada distraksi, pikiran punya ruang untuk bergerak bebas. Dan di situlah kadang
muncul hal-hal yang sebenarnya nggak kepikiran.
Kadang kita nemu ide.
Kadang kita jadi lebih paham diri sendiri.
Kadang juga.. malah nambah bingung.
Itu wajar.
Yang jadi pembeda adalah apa yang kita lakukan
setelahnya.
Kalau overthinking cuma berhenti di kepala, biasanya
ujungnya capek sendiri. Tapi kalau sedikit demi sedikit dituangkan – entah itu
ditulis, dibicarakan, atau dijadikan sesuatu – rasanya beda.
Lebih ringan.
Menulis, misalnya, bisa jadi cara sederhana buat “mengeluarkan”
isi kepala. Nggak harus rapi, nggak harus bagus. Cukup jujur. Dari situ,
pikiran yang tadinya berantakan pelan-pelan mulai tersusun.
Dan mungkin dari yang awalnya cuma overthinking.. bisa
berubah jadi sesuatu yang lebih berarti.
Jadi, overthinking itu musuh atau teman? Mungkin jawabannya
tergantung bagaimana kita menghadapinya.
Kalau dibiarkan berlarut-larut, dia bisa jadi musuh. Tapi
kalau dimanfaatkan, dia bisa jadi sumber ide.
Dan diantara semua itu, mungkin kita cuma perlu satu hal: tahu kapan harus berhenti berpikir.. dan mulai melakukan sesuatu.

Komentar
Posting Komentar