Pernah gak sih kamu lagi duduk, rebahan, atau scroll tanpa tujuan, terus tiba-tiba ngerasa kosong? Bukan sedih, bukan juga capek, cuma gabut.
Sekarang bayangin kalau "gabut" itu bisa ngomong. Mungkin dia bakal bilang dengan kalimat sederhana: "Akhirnya kita ketemu juga."
Gabut mungkin bukan musuh, dia cuma tamu yang datang tanpa diundang, duduk santai di samping kita, lalu mulai ngobrol pelan-pelan. "Aku datang bukan buat ganggu", katanya, "tapi buat ngasih kamu jeda sebentar."
Selama ini kita sering lari dari gabut. Buka HP, cari hiburan, atau sibukin diri dengan hal-hal kecil. Padahal kalo didengerin sebentar aja, mungkin gabut mau bilang sesuatu yang lebih dalam. "Mungkin kamu capek", bisiknya. "Mungkin kamu terlalu sibuk sampai lupa berhenti sejenak."
Gabut juga bisa jadi jujur banget: "Kamu lagi gak tau mau ngapain, kan? Gak apa-apa kok."
Kadang kita takut dengan merasa kosong, seolah-olah harus ada sesuatu yang dikerjain biar hidup terasa jalan. Tapi gabut datang buat ngingetin: "Kamu gak harus selalu produktif." Bahkan mungkin dia bakal nambahin: "Dari aku, ide-ide aneh sering muncul loh." Dan bener aja, banyak hal random, mimpi baru, atau bahkan keputusan penting sering muncul justru saat kita lagi gak ngapa-ngapain.
Di akhir pertemuan mungkin gabut bakal pamit dengan santai: "Aku gak akan lama, tapi kalo aku datang lagi, jangan langsung diusir ya." Jadi lain kali saat gabut datang, coba jangan langsung dilawan. Duduk sebentar, dengerin, dan siapa tau ada sesuatu yang selama ini kamu lewatkan.

Komentar
Posting Komentar