Suatu
ketika di saat James Clear masih duduk di bangku sekolah tepatnya ketika jam
mata pelajaran olahraga, James Clear bersama teman-temannya bermain baseball
dan tepat di saat James Clear memegang bola sementara temannya memegang tongkat
baseball, tatkala tongkat itu digerakkan dengan maksud memukul bola yang
terlempar dari tangan James Clear tiba-tiba tongkat baseball itu terlepas dan
secara tidak sengaja mengenai James Clear tepat pada bagian hidung sehingga
mengalami pendarahan yang amat hebat sehingga James Clear harus segera
mendapatkan pertolongan dan dibawalah ke klinik sekolah.
Setibanya
di klinik sekolah untuk mendapatkan pertolongan pertama kemudian James Clear
harus mendapatkan perawatan lebih lanjut di rumah sakit terdekat, sehingga
sampailah ia di rumah sakit tersebut. Dikarenakan rumah sakit tersebut tidak
memiliki peralatan yang lengkap dan memadai, James Clear mau tidak mau harus
terbang menggunakan helikopter ke rumah sakit yang lebih besar yang berada di
Cincinnati. Singkat cerita, setelah mendapatkan perawatan medis, beberapa hari
kemudian James Clear mendapatkan izin dari dokter untuk bisa pulang ke
rumahnya. Kondisi tubuh yang dirasakannya ibarat babak belur selepas
pentandingan tinju atau lebih parah dari itu.
Peristiwa
mengenaskan yang dialami James Clear tersebut tidak membuatnya patah semangat
meskipun terus dihantui oleh kecemasan yang berlarut-larut. Beberapa bulan
selanjutnya, kondisi tubuh James Clear kian membaik walaupun belum bisa
dikatakan pulih total. Impiannya selepas ia sembuh adalah kembali turun ke
lapangan untuk bermain baseball dan menjadi atlet professional seperti ayahnya
pada cabang olahraga baseball. Karena dulu James Clear merupakan anggota tim
dari baseball sekolah bahkan merupakan pemain utama dari tim tersebut.
Dua tahun
kemudian selepas kejadian kecelakaan tersebut, James Clear melanjutkan
pendidikannya di Denison University. Kuliah di Denison University merupakan
salah satu pilihan terbaiknya karena di sana juga James Clear bergabung dengan
tim baseball kampus dan berhasil mendapatkan posisi di tim tersebut walaupun
sekedar penghangat bangku cadangan. Karena sadar akan kondisi yang seperti ini,
James Clear lalu memulai dari hal-hal kecil untuk membangun kualitas diri. Di
saat teman-teman kuliahnya sibuk main video game pada malam hari, ia justru
tidur lebih awal untuk menjaga kesehatan tubuhnya. Selain itu, dikarenakan ia
tinggal di asrama kotor bersama teman-teman kuliahnya yang jorok, James Clear
justru sering melakukan bersih-bersih. James Clear selalu berusaha membuat
tempat yang ditinggalinya senyaman mungkin dan peduli akan perkembangan
dirinya.
Semester ke
semester dan seiring berjalannya waktu kebiasaan-kebiasaan kecil pun dapat
dirasakan efeknya. Mulai dari angkat beban atau olahraga lainnya yang membuat
tubuh James Clear menjadi kekar sehingga pada tahun terakhir di kampusnya ia
menjadi pemain inti sekaligus kapten di tim baseball Denison University. Berkat
prestasi yang diraihnya, ia terpilih menjadi atlit putra terbaik di kampus
tersebut.
Pada tahun
2012, James Clear sering menulis artikel khususnya pada hari senin dan kamis.
Dua tahun kemudian, berkat terbitnya banyak artikel tersebut membuat banyak
orang menjadi pelanggan setia sehingga menjadikan James Clear sebagai newslatter
dengan pertumbuhan paling pesat di internet. Singkat cerita, beberapa tahun
ke depan beliau sering menjadi narasumber pada acara diskusi, menjadi mentor
bagi banyak guru, pelatih, dan manajer melalui Habits Akademy miliknya, dan
tulisan-tulisannya telah terbit di berbagai publikasi-publikasi besar.
Naval
Ravikant pernah berkata “Untuk menulis buku yang hebat, mula-mula Anda harus
menjadi buku itu.” Dalam buku Atomic Habits yang merupakan salah satu karya
James Clear, ia membahas mengenai kebiasaan-kebiasaan sepele yang dapat
membantu memaksimalkan potensi, kemudian tips-tips untuk membangun kebiasaan baik
bukan untuk satu hari atau satu minggu melainkan untuk seumur hidup.
Kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan pada kegiatan sehari-hari akan membentuk
empat kaidah dasar, diantaranya; mendapatkan petunjuk (cue), menumbuhkan
gairah (craving), menanggapi (response), dan menikmati hasilnya (reward).
Keempat kaidah tersebut dipengaruhi oleh pemikiran Burrhus Frederic Skinner
yang merupakan pakar psikologi dalam bidang habits.
Setiap orang sedang menghadapi ujian dan tantangannya masing-masing dalam hidup ini. Bagi James Clear, tantangan tersebut adalah cedera dalam olahraga, dan pengalaman tersebut mengajarkan nilai-nilai yang sangat penting; perubahan-perubahan yang terkesan kecil dan remeh pada awalnya akan memberikan hasil-hasil yang menakjubkan jika dilakukan secara konsisten. Dalam jangka panjang, kualitas hidup seseorang bergantung pada kualitas kebiasaannya. Seseorang dengan kebiasaan yang sama, akan mendapatkan hasil yang serupa. Namun dengan kebiasaan yang lebih baik, apapun menjadi sangat mungkin.
Sumber Bacaan : Buku Atomic Habits karya James Clear

Komentar
Posting Komentar